Search

Referral Banners

Rabu, 11 Desember 2013

Daftar 16 Tim Yang Lolos Babak 16 Besar Liga Champions Eropa musim 2013/14

Babak penyisihan grup Liga Champions Eropa musim 2013/14 sudah selesai, 16 tim memastikan diri melaju kebabak selanjutnya. Inggris diwakili 4 tim: Manchester United, Chelsea, Arsenal, Manchester City. Jerman juga menyertakan 4 tim mereka: Borussia Dortmund, Bayern Munchen, Bayern Leverkusen, Schalke 04. Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid menjadi wakil liga Spanyol.

Berikut ini daftar selengkapnya 16 tim yang berhasil melaju kebabak 16 besar Liga Champions 2013/14:
  1. Manchester United
  2. Bayer 04 Leverkusen
  3. Real Madrid 
  4. Galatasaray
  5. Paris Saint-Germain
  6. Olympiacos 
  7. FC Bayern München
  8. Manchester City 
  9. Chelsea
  10. Schalke 04
  11. Dortmund
  12. Arsenal
  13. Atlético Madrid
  14. Zenit
  15. Barcelona
  16. AC Milan

Setiap Grup Ketat, Piala Dunia 2014 Brasil Akan Jadi Tontonan Berkelas

"Memangnya kenapa bila kami se grup dengan Italia dan Uruguay? jika kami ingin jadi yang terbaik maka kami harus mengalahkan yang terbaik juga" demikian komentar penuh optimis dari Wayne Rooney, striker Inggris saat mengetahui Inggris berada dalam grup yang dijuluki sebagai grup neraka dalam undian pembagian grup piala dunia 2014.

Sejatinya setiap tim yang tampil di ajang piala dunia adalah tim-tim terbaik yang telah lolos dari ketatnya pertarungan di fase kualifikasi. So, setidaknya setiap tim yang tampil adalah perwakilan terbaik dari setiap zona (pengecualian untuk Oceania yang gagal mengirimkan wakilnya).

Jika melihat dari sejarah, gengsi dan jumlah pemain bintang yang berada di satu tim, sangat wajar jika grup D tempat Italia, Uruguay dan Inggris berada dijuluki sebagai grup neraka alias grup yang sangat ketat persaingannya.
Namun sesungguhnya setiap grup dalam piala dunia 2014 nanti menjanjikan laga-laga super ketat nan emosional yang layak untuk ditonton.

Tidak percaya? mari kita ulas satu persatu.

Grup A (Brasil, Kroasia, Meksiko, Kamerun)
Brasil mendapatkan grup yang ringan? tidak juga!
Beranikah anda memprediksi bahwa Brasil akan dengan mudah melibas Kroasia yang diperkuat salah satu galacticos di Real Madrid, Luka Modrid?
Jangan lupakan juga  Mario Mandzukic si pemenang treble Liga Champion, Liga Jerman dan Piala Jerman bersama Bayer Muenchen.
Perhatikan pula Meksiko bersama striker Manchester United Javier " Chicharito" Hernandez yang sering merepotkan tim-tim Amerika Latin dalam gelaran Copa America.
Dan kontestan jagoan benua afrika Kamerun yang akan datang bersama jagoan sarat pengalaman Samuel Eto'o.

Grup B (Spanyol, Belanda, Chile, Australia)
Boleh saja perhatian utama di grup ini ada pada Spanyol dan Belanda sebagai pementas partai final di edisi terakhir piala dunia 2010.
Namun jangan lupakan Arturo Vidal dan Alexis Sanchez di tim Chile.
Bagaimana dengan Australia?
Meski sudah tidak segemerlap masa-masa Harry Kewell dan Mark Viduka, Australia tetap calon kuda hitam yang layak diwaspadai.
Ingat, Australia adalah runner up Piala Asia edisi terakhir, artinya mereka adalah salah satu jagoan asia, benua yang perkembangan sepakbolanya dianggap menunjukkan perkembangan pesat.

Grup C (Kolombia, Yunani, Pantai Gading, Jepang)
Penghuninya boleh saja tidak "semewah" grup lain tapi ini adalah grup yang seimbang.
Setelah absen di tiga gelaran sebelumnya, Kolombia tampaknya kini lebih menjanjikan kualitas dengan bintang-bintang yang tengah memasuki masa emas seperti Radamel Falcao.
Menarik juga menunggu performa macan asia Jepang bersama bintang-bintang eropanya seperti Shinji Kagawa, Keisuke Honda dan Yuto Nagatomo.
Pantai Gading akan menjadi jagoan afrika di grup ini dengan bintang-bintang seperti Didier Drogba, Kolo Toure dan Yaya Toure yang mungkin akan merasakan piala dunia terakhir mereka.
Tentu akan menjadi menarik menunggu sepak terjang mereka bersama bintang yang tengah memasuki puncak performa seperti Salomon Kalou dan Gervinho.
Yunani sekilas akan menjadi yang terlemah di grup ini. Tapi bukankah mereka menjadi juara piala eropa 2004 saat dianggap sebagai yang terlemah? Waspadalah

Grup D (Uruguay, Kosta Rika, Inggris, Italia)
Grup neraka seperti yang banyak disebutkan di media-media.
Anda akan melihat striker tajam seperti Luis Suarez, Wayne Rooney dan Mario Ballotelli berkumpul disini.
Masih kurang? di grup ini juga masih ada Edinson Cavani, Jack Wilkshere, Steven Gerrard, Andrea Pirlo dan kiper termahal di dunia Gianluigi Buffon.
Lalu dimanakah Kosta Rika?
Mereka adalah jagoan baru zona Concacaf yang memaksa tim sekelas Meksiko menjalani play off untuk lolos ke piala dunia.

Grup E (Swiss, Ekuador, Prancis, Honduras)
Prancis seperti menang lotere dengan grup ini.
Adakah dari Swiss, Ekuador, dan Honduras yang bisa menahan kehebatan talenta seperti Karim Benzema, Oliver Giroud, Paul Pogba dan salah satu pesepakbola terbaik saat ini Frank Riberry?
Well, jangan lupakan bagaimana klub jagoan Swiss, Basel menekuk raksasa Inggris Chelsea sebanyak dua kali di liga champion musim ini. Hubungannya?..Swiss berisikan punggawa inti dari Basel !!
Ekuador...hmmm..mereka punya Antonio Valencia dari Manchester United.
Honduras...sama seperti Kosta Rika, mereka "menyingkirkan" tim sekelas Meksiko ke babak play off.

Grup F (Argentina, Bosnia, Iran, Nigeria)
Juara dua kali piala dunia bersama pemain terbaik di dunia, Argentina bersama Lionel Messi. Bisa apa Bosnia, Iran dan Nigeria?
Jika melihat komposisi bintang, mungkin hanya Nigeria dengan Obafemi Martins dan Jon Obi Mikel nya yang bisa sedikit menyulitkan Argentina.
Wajarlah karena Bosnia adalah debutan di piala dunia yang bisa jadi hanya bergantung pada ketajaman Edin Dzeko di depan, kepiawaian Mirale Pjanic di lini tengah serta kehandalan Asmir Begovic di bawah mistar gawang.
Namun jangan lupakan bahwa di tahun 1998, Kroasia mengejutkan dunia sebagai debutan piala dunia yang langsung tembus ke babak semifinal.
Bagaimana dengan Iran? tim ini adalah jagoan di asia.
Cukup sampai disitu karena mereka belum bisa berkembang seperti Korea Selatan dan Jepang dalam kiprahnya di luar asia.

Grup G (Jerman, Portugal, Ghana, Amerika Serikat)
Selain grup D yang berisikan Italia, Uruguay dan Inggris, ini adalah salahsatu grup neraka di piala dunia 2014.
Tim spesialis turnamen Jerman dengan bintang bintang yang tengah matang seperti Mesut Oezil, Mario Goetze, Manuel Neuer dan Per Mertesacker diprediksi akan mencapai puncak performanya di brasil setelah hanya menjadi runner up di piala eropa 2008, semifinalis piala dunia 2010 dan piala eropa 2012.
Bicara mengenai puncak performa, ada satu nama di Portugal yang diprediksi sedang dalam puncak performanya...yah..Cristiano Ronaldo.
Bersama Nani, Pepe, Joao Moutinho dan Fabio Coentrao, Portugal tidak kalah garangnya dengan Jerman.
Saking banyaknya bintang di kedua tim, orang sedikit lupa bahwa Ghana adalah tim paling konsisten dari afrika saat ini.
Catatan dua kali ikut piala dunia dan selalu lolos dari fase grup.
Kali ini bersama Sulley Muntari dan Kevin Prince Boateng mungkin saja mereka bisa melangkah lebih jauh.
Drama yang lain adalah saat Amerika Serikat di bawah Jurgen Klinsmann mengadu taktik dengan mantan asistennya di Jerman Joachim Loew.
Klinsmann dianggap sebagai pionir yang mengubah gaya sepakbola Jerman bersama Loew di piala dunia 2006...manakah yang lebih unggul nantinya?

Grup H (Belgia, Aljazair, Rusia, Korea Selatan)
Belgia adalah kuda hitam paling ditakuti saat ini.
Perhatikan sederet bintang yang merata dari bawah mistar sampai line depan.
Belgia punya Simon Mignolet, Thibaut Courtouis, Vincent Company, Thomas Vermaeles, Marrouanne Fellaine, Eden Hazard, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku.
Jika Rusia mengandalkan sang pelatih Fabio Capello, maka Korea Selatan sekali lagi akan mengandalkan bintang-bintang mereka yang berlaga di eropa semacam Song Heung Min yang tengah menggila bersama Bayer Leverkusen di Jerman.
Bagaimana dengan Aljazair? kehadirannya di piala dunia membuat tim afrika lain yang memiliki skuad lebih mewah seperti Senegal dan Mesir absen.
Well, cukup menjanjikan bukan?

Selamat menikmati tontonan sepakbola kelas dunia di piala dunia 2014 Brasil.

Senin, 09 Desember 2013

Ada Yang Salah Dengan Manchester United

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang optimisme Manchester United dalam mengarungi musim kompetisi tahun 2013/14. Saat itu mungkin saya agak lupa, Manchester United sekarang berbeda dengan United sebelum-sebelumnya, karena era Sir Alex Ferguson sudah berakhir dan sekarang menjadi era David Moyes. Kenapa saya katakan berbeda?, tentu saja motode dan gaya melatih dua manajer ini jelas berbeda.

Saya miris saat dua kali beruntun MU harus menelan kekalahan dari lawannya di Old Trafford, kandang yang dulunya angker kini tak ubahnya menjadi tempat "sial" dimana kekalahan demi kekalahan terjadi di stadion ini. Yang lebih menyesakkan, kekalahan yang dialami United terjadi saat melawan tim yang bisa dikatakan (maaf) levelnya dibawah United, sebut saja WBA, Everton, dan Newcastle United.

Dua kekalahan beruntun di Old Trafford membuat United kian jauh tertinggal dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal. Hinggal pekan ke-15, United berada di posisi ke sembilan, tertinggal 13 poin dari Arsenal, jarak yang cukup jauh, belum lagi tim-tim yang berada diatas United menunjukkan grafik permainan yang stabil.

Berat rasanya bagi United untuk mempertahankan gelar juara, untuk dapat bersaing diposisi empat besar pun butuh perjuangan ekstra keras. Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City siap menghadap, belum lagi ancaman dari tim-tim kuda hitam yang saat ini posisinya diatas MU, sebut saja Everton, Tottenham, Newcastle dan Southampton. Dalam sepak bola segala sesuatu masih bisa terjadi, termasuk juga peluang MU untuk mempertahankan gelar, tapi rasanya butuh keajaiban. Melihat kondisi Manchester United saat ini, rasa-rasanya ada yang salah dengan Manchester United.

Trend Jual Jersey Grade Ori

Jual Jersey Grade Ori merupakan salah satu bisnis yang perkembangannya sangat pesat di Indoensia. Perkembangan bisnis jual jersey grade ori terutama dikarenakan naiknya minat masyarakat terhadap sepakbola dari tahun ketahun terutama pada saat menghadapai event-event sepakbola bergengsi seperti sepakbola piala dunia, sepakbola piala eropa, konfederasi, liga champion dan event-event sepakbola penting lainnya.
Jersey Grade Ori
Kecintaan fans terhadap tim pujaannya tentunya tidak bisa dipisahkan dengan jersey kebesaran tim, disinilah jual jersey grade ori berperan. Jersey klub ataupun negara merupakan salah satu bentuk dari penampilan identitas Negara atau klub itu sendiri sehingga jika seorang fans mengaku cinta terhadap Negara atau klub tertentu sudah barang tentu dia wajib mengkoleksi jersey dengan grade yang cukup baik yaitu jersey grade ori. Saat ini Jual jersey grade ori mencatat ada beberapa Negara dan klub yang sangat diminati di Indonesia. Negara atau klub manakah yang banyak diminati oleh customer Indonesia? Untuk jersey Negara, beberapa Negara yang menjadi langganan juara di piala dunia maupun piala eropa banyak diminati oleh customer seperti Brazil, Jerman, Italia dan Spanyol. Sedangkan untuk klub, beberapa klub yang pernah memenangkan Liga Champion biasanya sangat diminati oleh customer sebagai contoh jersey Bayern Munchen dan jersey Borussia Dortmund adalah dua jersey yang banyak diburu pada pertengahan 2013 karena kedua tim tersebut berhasil mencapai final liga champion di tahun 2013. Selain jersey Bayern Munchen dan Jersey Borussia Dortmund, jersey-jersey lain yang pernah memenangkan liga champion sangat laku dipasaran, sebut saja jersey Real Madrid, Jersey Manchester United, jersey Barcelona ataupun Jersey AC Milan.

Dari liga domestic sendiri, jual jersey grade ori yang cukup diminati karena tim-tim tersebut sering masuk diklasmen papan atas di liga-liga eropa. Sebut saja di liga Premier Inggris, beberapa jersey sangat laku dipasaran seperti jersey Manchester United, Jersey Chelsea, Jersey Arsenal, Jersey Manchester City, Jersey Liverpool. Selain jersey klub papan atas liga Inggris, customer juga menyenangi beberapa klub papan tengah yang permainan sepakbolanya juga dikenal cukup baik seperti jersey everton, jersey Newcastle United, Jersey West Ham United, Jersey Tottenham Hotspur dan jersey-jersey klub papan tengah lainnya.

Selain jersey dari Liga Premier Inggris, jersey dari La Liga Spanyol juga merupakan jersey yang cukup banyak diburu customer, jual jersey grade ori yang paling mencolok di La Liga Spanyol adalah jersey Real Madrid dan Jersey Barcelona. Kedua tim ini adalah langganan juara di La Liga Spanyol dan juga sering nbersinar di Liga Champion Eropa. Selain Real Madrid dan Barcelona, jersey klub lain yang juga diminati oleh fans adalah Jersey Atletico Madrid, Malaga, Espanyol, dan jersey Celta Vigo. Jual Jersey Grade Ori dari klub lainnya yang sering dicari oleh fans adalah jersey Liga Jerman, Liga Belanda, Liga Italia dan Liga Prancis. Jersey liga-liga besar di Eropa ini memang punya daya tarik tersendiri baik dari segi desain, warna, ukuran dan promosi bintangnya sehingga tidak heran jika penjualan jersey klub-klub eropa ini sangat berkembang dari waktu kewaktu. 

Dari paparan diatas, jelaslah jual jersey grade ori mempunyai trend tersendiri dalam perkembangan penjualannya. Untuk saat ini, mempunyai stok jersey klub-klub top eropa apalagi yang pernah memenangkan Liga Champion jangan lhawatir ngga laku, sudah dipastikan bakal laku dipasaran. Jual Jersey Grade Ori sudah mempunyai tempat dihati fans sepakbola dan akan bertambah dari tahun ketahun searah dengan jumlah penduduk yang menghuni kepulauan Indonesia ini. Untuk mendapatkan jersey grade ori ini, anda bisa menghubungi beberapa reseller jersey grade ori yang biasanya ada disetiap kota yang ada di Indonesia.

Tips Untuk Reseller Jersey Grade Ori

Menjadi Reseller Jersey Grade Ori merupakan salah satu peluang bisnis terbaik dari banyak peluang yang layak untuk dijalani secara serius. Seperti kita ketahui bersama, permintaan akan jersey melalui jual jersey grade ori saat ini sangatlah tinggi, permintaan ini terutama datang dari anak-anak muda yang sedang menginjak dewasa. Permintaan lain juga datang dari para pria yang sangat menyukai sepakbola, sebagian lagi dari wanita dan anak-anak. Oleh sebab itu, tips yang pertama harus diperhatikan sebagai reseller jersey grade ori adalah mencari partner yang bisa mensupply jersey grade ori plus turunan produknya yang mempunyai produk yang cukup lengkap baik jersey Negara, jersey klub, jersey untuk ladies, maupun jersey untuk anak-anak. Karena berpartner dengan supplier handal akan membuat anda dicintai customer karena bisa mensupply jersey grade ori selengkap mungkin.
Reseller Jersey Grade Ori
Selain lengkapnya produk yang bisa dipromosikan, tips lain yang juga cukup penting untuk reseller jersey grade ori adalah support yang diberikan oleh supplier jersey grade ori. Salah satu yang mungkin kadang-kadang terlewat adalah adanya katalog. Mungkin katalog ini bagi sebagian orang tidak terlalu dipedulikan, atau dianggap tidak penting. Tapi kalau menurut standar promosi yang benar, promotion tools seperti katalog atau brosur adalah sangat mutlak dibutuhkan untuk promosi. Bagaimana mau promosi kalau katalog saja tidak ada? Selain katalog yang merupakan “hard copy” tool promotion, seorang reseller jersey grade ori juga harus memperhatikan tools yang lain berupa “soft copy” tools promotion seperti penyediaan katalog berupa e-katalog jersey grade ori atau katalog berupa file-file elektronik. Sedikit menyinggung file-file elektronik katalog jersey, file ini bisa berupa list produk yang stoknya ada untuk dijual dan juga berupa file satuan yang bisa digunakan berbagai aplikasi seperti digunakan untuk media social seperti facebook, twitter, website, blog.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah memperhatikan harga bagi reseller jersey grade ori. Saat ini dengan fluktuatifnya harga akan membuat standard harga menjadi berubah-rubah, apalagi tahun depan akan dilakukan pemilu untuk memilih legislative dan presiden, kecenderungan nilai mata uang rupiah akan melemah sudah bisa dipastikan terjadi. Hal ini akan mengakibatkan reseller jersey grade ori akan mendapatkan harga yang lebih tinggi dari harga biasanya. Standard harga untuk reseller jersey grade ori adalah 90rb/pcs untuk harga satuan dibawah 1 lusin. Sedangkan jika memesan lebih dari 1 lusin seorang reseller akan mendapatkan harga yang lebih murah yaitu 85rb/pcs. Akan tetapi, jika nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar, harga jersey grade ori sudah pasti akan naik.

Sebagai tips terakhir, supaya berhasil dalam promosi gunakanlah teknologi. Pada sekarang ini penggunaan blackberry messenger atau yang kita singkat dengan bbm sangatlah memasyarakat di negeri tercinta Indonesia. Mengapa tidak menggunakan aplikasi ini? Banyak sekali kegunaan dari penggunaan bbm. Jika anda menjadi reseller jersey grade ori, anda akan dengan mudah mengirim beberapa foto kepada customer anda dengan gratis, selain itu anda juga bisa bolak-balik mengirim dan menerima pesan dengan gratis juga. Selain aplikasi bbm, anda tentunya juga mengenal aplikasi yang namanya Facebook atau twitter, aplikasi ini merupakan aplikasi jejaring social yang juga sangat diminati oleh masyarakat Indonesia dan dunia pada umumnya. Aplikasi Facebook dan Twitter berfungsi sebagai media efektif untuk memperkenalkan produku jersey yang anda punya ke teman-teman yang terkait di facebook terutama teman-teman terdekat anda.

Rabu, 04 Desember 2013

Jangan Remehkan Manchester United (MU Kandidat Juara)

Kompetisi liga inggris musim 2013/14 sudah memasuki pekan ke-14, itu artinya hampir setengah kompetisi terlalui. Namun, hingga saat ini posisi Manchester United kurang menguntungkan, penampilan Manchester United bisa dibilang kurang meyakinkan.

Hingga pekan ke-13 kemarin, posisi MU masih berada diperingkat ke-8 dengan mengumpulkan 22 poin, selisih 9 poin dengan Arsenal yang menjadi pemuncak klasemen dengan 31 poin. Lawan berat bakal dihadapi dipekan ke-14, Everton, klub yang posisinya berada diatas United.

Namun demikian, jangan remehkan Manchester United. Dengan berbekal pengalaman dan mentalitas sebagai tim juara, bisa jadi diakhir kompetisi nanti bisa menjadi penantang serius untuk meraih tangga juara. Mungkin saja dibursa transfer musim dingin Januari nanti kekuatan MU yang menjadi titik lemah akan diperbaiki dengan merekrut pemain anyar.

Saya tetap yakin kalau Manchester United tetaplah penantang serius untuk memperebutkan gelar juara, dengan mentalitas juara dan konsistensi sebagai klub dengan segudang prestasi dan pemain bertalenta. Bagaimana menurut Anda?

Senin, 02 Desember 2013

Gareth Bale Mulai Menunjukkan Kelasnya

Pada awal negosiasi harga antara Tottenham Hotspur dan Real Madrid terkait harga Gareth Bale menjadi sebuah perbincangan hangat. Pro kontra bermnculan terkait tingginya harga yang dipatok oleh Spurs, dan hal tersebut tak menyurutkan minat Madrid terhadap Gareth Bale. Tentu saja harga yang diminta Spurs lebih tinggi dari harga Cristiano Ronaldo yang memecahkan rekor dunia saat kepindahannya dari manchester United ke Real Madrid. Meski demikian, akhirnya Madrid menuntaskan transfer Bale dan memecahkan rekor transfer termahal di dunia.

Awal penampilan Bale bersama Madrid tak begitu mulus, banyak yang meragukan kapasitasnya, karena memang pada awalnya penampilan Bale tidak begitu menjanjikan. Namun seiring berjalannya waktu, Gareth Bale menunjukkan kelasnya, dia membuktikan diri layak menjadi pemain yang menyandang status pemain termahal dunia.

Trio lini depan Madrid menakutkan, bersama dengan Ronaldo, Benzema, dan Bale. Gol demi gol tercipta, dan yang terakhir pada pekan ke-15 La Liga kemarin, saat melawan Real Valladolid, tanpa kehadiran Ronaldo, Gareth Bale mampu menjadi mesin gol yang menakutkan. Tiga gol dan satu assist menjadi bukti. Hebatnya lagi, tiga gol tercipta lewat kaki kanan, kaki kiri, dan sundulan kepala,

Saya kira Bale akan terus berkembang, dia akan menjadi lebih baik dan lebih menakutkan bagi pemain lawan. Bagaimana menurut Anda?

Senin, 25 November 2013

Runger Defensive Player of the Week

Dartmouth's Michael Runger is the Ivy League defensive Player of the Week and after posting 15 tackles while helping the Big Green hold Princeton to a season-low point total. Dominick Pierre made the honorable-mention list. Check out the Ivy League release.

Also getting a well-deserved mention and national attention in the Dartmouth release is defensive lineman Evan Chrustic.

Final

Princeton Revisited

Princeton highlights courtesy of Dartmouth sports publicity:




•
Although he didn't seem all that eager to begin the snowy drive back to New Jersey when we said so long for another year, Jay Greenberg did his usual terrific job in his Princeton Football blog writeup of Saturday's game.

•
Sitting on their buses after doing their part by beating Yale, Harvard players were following the

Minggu, 24 November 2013

Saturday Roundup



Click to enlarge


Week 10 scores, stats and thoughts regarding Dartmouth opponents . . .


Harvard 34, Yale 7
Story and stats
A crowd of 50,934 watched the Crimson totally dominate the Bulldogs. Again. Paul Stanton ran for four touchdowns as Harvard earned a share of the Ivy League title with its seventh consecutive win in the series, holding Yale to 279 yards of offense.

Cornell 42, Penn 41

Sabtu, 23 November 2013

Wrapping It Up

This week's Teevens Teleteaser from the Dartmouth sports publicity office:



The weather forecast that late last week suggested cold, snow and rain for today's finale against Princeton? As they say in New Jersey, fuhgeddaboudit. As of this writing it's blue skies and sunshine.

•
In case your Dartmouth football Jones is starting to kick in, here are some future schedules:

2014 
Sept. 20 Central

Jumat, 22 November 2013

Final Friday

Dartmouth Now has a story about senior tailback Dominick Pierre that is accompanied by this video:




•
The Sports Network has a capsule preview of tomorrow's Dartmouth-Princeton game that includes this:

Although Dartmouth is ninth in the FCS and ranks first in the Ivy League in scoring defense, the Princeton offense that ranks second in the country in scoring offense will be too much for the

Kamis, 21 November 2013

And Another?


Possibly heading Dartmouth's way according to Twitter reports is Eric Meile, a 6-foot-1, 210-pound outside linebacker at traditional New Jersey powerhouse Don Bosco Prep:



Find Meile's four-game senior highlights here.

•
New Jersey's Shore Network has a brief story about Matawan's Nick Tomkins choosing Dartmouth. The piece says the 6-foot-3, 240-pound Tomkins has 61 tackles, seven sacks and

Rabu, 20 November 2013

Well Hello!





Dartmouth has received a commitment from 6-foot-3, 290-pound Andrew Yohe, a three-year starter at Kiski Area High School in Pennsylvania.

The Trib Live has a story and headshot.





To check out his highlights click here.

Well Hello!





Via 247 Sports: Nick Tomkins, a 6-foot-3, 235-pound tight end/defensive end from Matawan High School in New Jersey has committed to Dartmouth.  The "State of Rutgers" website lists him at 6-4, 240 with a 4.75 in the 40.




•
NJ.com has a story triggered by Princeton coach Bob Surace showing his players the Ivy League championship ring he got when the Tigers shared the title during his

Selasa, 19 November 2013

Those Championship Years-The Standard To Shoot For

It is truly comparing apples to oranges to try to equate some of Hank Norton's championship teams to Ferrum teams of today. These are two different eras of Ferrum football. While the teams of the sixties and seventies were far different from teams of today, many of the basic approaches to success could and should be the same. If you were to look at Ferrum's last championship team, the 1977 team, the main thrust seems to be the defense. Over that championship year, Ferrum finished the season 9-1, only losing to Grand Rapids Junior College, 16-14. That loss played in a heavy downpour, saw Ferrum fumble eight times, and lost six of those. The Grand Rapids team scored the game winning touchdown on a 38 yard pass with less than two minuets remaining.

Overall that season, Ferrum gave up 36 points. That, at the time was the second fewest points given up by a team, and six of their ten games were shutouts....Incidentally, the fewest given up was by the '65 championship Panthers, who only allowed 19 points on the season. In short, defense was always the bedrock of Ferrum success.
This year, Ferrum gave up 394 points, with 23 touchdowns of opponents coming through the air. On the ground, Ferrum gave up 2109 yards, and 29 rushing touchdowns. While there are many differences between the athletes of those championship teams, and the ones of today, the focus on defense must be primary, and no options should be taken off of the table to make Ferrum's defense formidable again.
If there is going to be a re-evaluation, and review of the season, defense would be where I would start, and while it may not be realistic to think that Ferrum will break any records of the '65 team, It really, can only get better, and it must.

If the defense is going to be the first need addressed, then offense should not follow too far behind. This season, Ferrum's offense scored 223 points. This was down from last years total of 322. A 99 point decrease on offense, and a change in points surrendered by the defense from 231 in 2012, to 394 this season. Not a recipe for success. The 1977 championship team scored a total of 314 points. Not as strong as the offense last year.

Ferrum is looking good in some areas...I was fortunate for the first time to visit the Hank Norton Center Saturday. This is nothing short of a masterpiece. This facility is one of the nicest I have seen, and is something Ferrum should be very proud of. The entire Adams stadium is looking very much first class, and I was just as impressed with the new press box, and the new restrooms. Changes that will all make a difference.

So exactly, what will it take for Ferrum to get back to prominence? I am not sure, but there are things that I think are impressive about the program, and there are things that need work. I do believe that next year will have a much better ending.

Go Panthers!

Panthers Long Season Ends on a Sour Note

While I was able to get to the game Saturday, the game itself seemed like a microcosm of the entire season. Relying more of a sense of hope, rather than  facts gathered over the season, I predicted a Ferrum win.....Unfortunately, the Panthers ended the game on the wrong end of a lopsided score. The Panthers fell hard to the CNU Captains, 58-12.
There is not a lot to say about the game. Too many turnovers early gave the Captains a lead that they would not relinquish, and all the Ferrum fans could do was to bear the misery until the clock read all zeros.

For Ferrum, the ending of this season marked the end of what started out as a season that had a lot of question marks. A lot new faces this year meant a young team, and more often than not, young teams struggle. While I still thought there would be more success, it just did not materialize. So the question begs, what should we expect next year? In short, Ferrum fans, I have no idea. I do know this, Ferrum must do a careful review of all aspects of their season to make gains next year.

Ferrum will lose 14 players to graduation. Hardest hit will be the interior offensive line which will be a total turnover. (5) Other positions to fill will include 3 defensive linemen, 1linebacker, 3 running backs, 1 safety, and the punter/kicker. However it shakes out, I look for next season to be a better season, but to get there Ferrum has to begin the process of improvement right away. I doubt it will be an idle off season.

AD Sheehy: I Have Seen Progress

As noted on BGA Premium yesterday, Buddy Teevens will be back as Dartmouth head coach next  year. Details are scarce but a brief story in the Valley News quotes Athletic Director Harry Sheehy:

"I have seen progress in how our team has reacted to adversity, and I think there is good potential there for that to continue. Sure, I'd like to be farther along. We are a field goal away from playing for

Senin, 18 November 2013

Brown Revisited


Dartmouth-Brown highlights courtesy of Dartmouth sports publicity:







•

The Dartmouth has a story about Saturday's win at Brown that includes this from Big Green quarterback Dalyn Williams:


“I think our defense played really well, especially being on the field so much during the game because our offense could not stay on the field. With that being said, I think our offense did a great job

Minggu, 17 November 2013

Saturday Roundup

A look at how Dartmouth opponents fared on Saturday with a thought or two . . .Princeton 59, Yale 23Story and stats
The Tigers topped the 50-point mark for the fifth time while claiming at least a share of their first Ivy League title since 2006. Princeton had remarkable balance with 254 rushing yards and 253 passing yards. Princeton, whose only loss was by one point in its opener against Lehigh,